Cabung Yuk

Selasa, 28 Februari 2012

Cerita Tantri

Tahun lalu aku selesai diwisuda dari sebuah perguruan tinggi sekretaris, kini aku sudah bekerja disebuah kantor yang cukup bonafid. Aku terlahir dua puluh empat tahun yang lalu, orangtuaku dan teman-teman memanggilku Tantri (sebut saja begitu). Aku tumbuh menjadi gadis manis, ceria dengan tubuh proporsional ,dada 34A, berat 50kg, tinggi 160cm, rambut lurus sebahu dengan kulit kuning langsat, menarik bukan ??

Di kantor, pekerjaanku lekat dengan telepon dan komputer jadi sesuailah dengan dasar pendidikan yang pernah kutempuh. Boss maupun teman-teman juga cukup friendly, penuh koorporatif sehingga membuat suasana kerja menjadi nyaman. Kegiatan di kantor tidak terlalu padat, apalagi di posisiku, hanya standby di dekat telepon dan mengetik surat-surat yang bersifat khusus dari boss. Tapi aku menikmati saja, toh untuk mengisi waktu luang aku bisa main internet, lihat situs yang asyik-asyik termasuk situs Ceritapanas.com. Khusus di situs Ceritapanas.com, aku malah sering iseng kirim email ke penulisnya, yachh.. sekedar salam kenal dengan sedikit mengomentari isi cerita, pokoknya iseng aja sekedar mengisi waktu luang.

Suatu saat emailku mendapat balasan dari salah seorang penulis cerita yang kukirimi email. Aku tertarik dengan cara dia merangkai kata, karena itu, aku balas lagi emailnya bahkan kutawari dia untuk chating. Ternyata dia juga merespon, jadilah perkenalan kami berlanjut melalui chating di Yahoo Messenger. Hampir tiap hari kami chating, dan sebenarnya dia sudah minta no teleponku, tetapi sengaja tidak kurespon dulu.. sambil ingin tahu motif dia dalam berhubungan denganku.

Tentang dia, sebut saja Prass, hanya karena usianya sudah dua kali usiaku, maka kupanggil dia dengan Om Prass, dan jujur saja, aku memang lebih tertarik dengan pria ABG (Angkatan Babe Gue). Mereka umumnya ngemong, sabar dan berpengalaman. jadi kloplah dengan sifatku yang manja, dan sedikit egois. BagikuML oke yang penting aku suka..dan tidak mengikat sebab aku masih ingin menikmati kebebasan. Kembali tentang sosok Om Prass, saat ini dia bekerja di sebuah perusahaan BUMN, posisinya tengah-tengah, mungkin setingkat kepala bagian. Tentang sifatnya, aku belum tahu banyak, hanya kalau melihat dari cara dia ngirim messege sepertinya sih oke juga. Komunikatif, humoris meskipun terkesan agak galak.

Lama-kelamaan, Aku jadi menikmati chating dengan Om Prass, makanya ketika suatu hari disaat chating dia ngajak ketemu akupun menyetujui

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Raja

Arsip Blog

Entri Populer